Ini Bedanya Turnitin Repository dan Non Repository

myKARIL.com – Banyak mahasiswa dan dosen bertanya, apa itu no repository Turnitin? Secara sederhana, no repository adalah pengaturan dalam Turnitin yang memungkinkan dokumen diperiksa tanpa disimpan ke dalam database (pusat data) mereka.

Jika Anda menggunakan fitur ini, dokumen Anda akan tetap aman dan tidak akan dianggap plagiat saat dicek kembali di masa mendatang.

Namun jika Anda menggunakan tidak menggunakan Turnitin no repository artinya dokumen Anda akan masuk ke repository atau database Turnitin.

Kondisi tersebut akan menyebabkan dokumen Anda mengalami self-plagiarism atau plagiat dari dokumen Anda sendiri ketika Anda melakukan pengecekan plagiarisme untuk yang kedua kalinya.

Secara sederhana beda Turnitin Repository dan Non Repository adalah terletak pada penyimpanan datanya: satu menyimpan permanen (repository) dan satunya lagi (no repository) artinya hanya numpang lewat untuk diperiksa.

Untuk memahami lebih lanjut perbedaan Turnitin repository dan no repository, Anda dapat membaca artikel ini secara utuh.

Hasil cek Turnitin no repository
Hasil cek Turnitin no repository

Pengertian Turnitin Repository

Repository Turnitin adalah gudang data atau arsip digital tempat Turnitin menyimpan semua dokumen yang pernah diunggah.

Ketika sebuah kampus menggunakan pengaturan ini, setiap skripsi, tesis, disertasi atau jurnal yang masuk akan diindeks secara permanen dalam Standard Paper Repository.

Fungsi utama dari repository Turnitin adalah untuk mencegah kecurangan internal antar mahasiswa di masa depan.

Namun, risikonya adalah jika Anda salah melakukan cek mandiri di akun ber-repository, maka saat cek resmi di kampus, skor plagiarisme Anda akan melonjak hingga 100% karena sistem mendeteksi dokumen Anda sendiri yang sudah tersimpan sebelumnya.

Pengertian Turnitin No Repository

Turnitin no repository adalah fitur pengecekan yang diatur agar dokumen tidak disimpan ke dalam database Turnitin.

Dalam mode ini, sistem hanya membandingkan dokumen Anda dengan data internet dan jurnal yang sudah ada, tanpa meninggalkan jejak dokumen Anda di server Turnitin.

Pengaturan ini biasanya disebut juga dengan “No Archive”. Ini adalah pilihan terbaik bagi penulis yang ingin melakukan pengecekan awal (pre-check) berkali-kali guna memastikan tingkat similarity aman sebelum dikumpulkan secara resmi ke dosen pembimbing atau ke kampus.

Akun Turnitin no repository
Akun Turnitin no repository

Perbedaan Turnitin Repository dan Non Repository

Beda Turnitin repository dan non repository yang paling mendasar terletak pada penyimpanan permanen dokumen di dalam basis data (database) Turnitin.

Pada sistem repository, dokumen yang Anda unggah akan “diarsipkan” atau disimpan selamanya oleh Turnitin untuk menjadi bahan pembanding dokumen lain di masa depan.

Sebaliknya, pada Non Repository, dokumen hanya dipindai untuk dicek tingkat kesamaannya tanpa meninggalkan jejak atau salinan di server Turnitin, sehingga dokumen tersebut tetap dianggap “bersih” jika dicek ulang di kemudian hari.

Secara teknis, perbedaan ini juga berdampak pada skor similarity pada dokumen karya tulis Anda.

ika Anda mengecek file di akun Turnitin Repository sebanyak dua kali, maka pada pengecekan kedua, skor Anda kemungkinan besar akan menyentuh 100% karena sistem mendeteksi kesamaan dengan file pertama yang sudah tersimpan.

Namun, pada akun Non Repository, Anda bisa mengecek file yang sama berulang kali tanpa perlu khawatir skor similarity melonjak, karena sistem tidak memiliki memori terhadap file yang Anda unggah sebelumnya.

Contoh Turnitin Repository

Contoh penggunaan Turnitin Repository biasanya ditemukan pada akun Instructor milik institusi atau universitas saat pengumpulan tugas akhir (Skripsi/Tesis/Disertasi). Dokumen yang diunggah di sini dimaksudkan untuk menjadi arsip sah milik kampus.

Contoh lainnya adalah saat Anda mengikuti lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional. Panitia sering kali menyimpan dokumen peserta ke dalam repository agar ide atau teks tersebut tidak bisa “dicopas” oleh orang lain di masa depan tanpa terdeteksi sebagai plagiarisme.

Oleh karena itu bagi Anda yang sedang mengerjakan karya tulis ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi atau jurnal sebaiknya cek Turnitin no repository di myKARIL.com.

Setelah karya tulis Anda dicek menggunakan akun Turnitin no repository di myKARIL.com dan hasilnya sudah lolos similarity Turnitin, baru Anda bisa setor ke kampus untuk dicek ulang dan masuk ke repository Turnitin atas nama kampus Anda.

Dokumen yang telah masuk ke repository Turnitin akan ada data laporan kesamaan (similarity report) dengan tulisan “Submitted by [nama kampus Anda]”.

Contoh Turnitin No Repository

Contoh Turnitin No Repository sering ditemukan pada jasa cek Turnitin kilat yang banyak tersedia secara mandiri seperti di myKARIL.com.

Akun-akun ini dikonfigurasi agar pengguna bisa mengecek naskahnya tanpa rasa khawatir file tersebut tersimpan di repository Turnitin.

Selain itu, dosen yang memberikan kesempatan revisi biasanya menggunakan folder tugas dengan pengaturan non-repository.

Hal ini memungkinkan mahasiswa mengunggah draf 1, draf 2, hingga draf final tanpa saling bertabrakan (bentrok) hasil persentasenya.

Cara Mengetahui Turnitin Repository atau Tidak

Pengaturan akun Turnitin no repository
Pengaturan akun Turnitin no repository

Mengenali ciri-ciri Turnitin repository sebenarnya cukup mudah jika Anda teliti melihat menu assignment. Jika tertulis “Standard Paper Repository” pada bagian Submit papers to, maka naskah Anda akan tersimpan permanen.

Sedangkan cara Turnitin no repository bekerja bisa dilihat saat Anda mengunggah file. Jika pada detail tugas tertulis “No Repository” atau “No Archive”, maka naskah Anda aman.

Cara paling pasti adalah menanyakan langsung kepada admin penyedia jasa cek Turnitin: “Apakah pengaturannya No Repo?” karena tampilan visualnya seringkali mirip bagi pengguna awam.

Mengatasi Turnitin Repository

Jika Anda adalah admin atau memiliki akun Instructor, cara setting Turnitin no repository adalah dengan masuk ke Optional Settings pada bagian Assignment.

Carilah opsi “Submit papers to” dan ubah pilihannya dari Standard Paper Repository menjadi No Repository.

Lalu, bagaimana jika skor sudah terlanjur tinggi? Anda bisa menggunakan fitur exclude sources Turnitin.

Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengabaikan sumber tertentu yang terdeteksi plagiat (misalnya naskah milik Anda sendiri yang sebelumnya masuk ke repo).

Namun ingat, fitur exclude ini hanya mengubah tampilan skor di sisi Anda, bukan menghapus dokumen dari database permanen Turnitin.

Cara Memesan Jasa Cek Turnitin No Repository

Bagi Anda yang ingin menggunakan layanan jasa cek Turnitin no repository di myKARIL, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Hubungi Admin myKARIL via WhatsApp 082240004553
  • Sebutkan jasa yang ingin Anda gunakan. Contoh: saya ingin menggunakan jasa cek Turnitin.
  • Anda akan mendapatkan daftar harga jasa cek Turnitin mulai dari Rp15.000/file, Rp50.000/5 file, dan Rp100.000/10 file atau jasa cek AI Turnitin Rp30.000 hingga jasa exclude sources Rp35.000/file.
  • Pilih paket jasa cek Turnitin sesuai keinginan Anda lalu kirim file dan bukti transfer melalui WhatsApp.
  • Proses pengecekan akan segera dilakukan oleh Admin myKARIL sekitar 1-30 menit.
  • Setelah pengecekan selesai, Admin akan mengirimkan file hasil pengecekan Turnitin pada dokumen Anda berupa file PDF serta chat rincian hasilnya.
  • Selesai.

Mudah dan praktis bukan? Layanan jasa cek Turnitin ini cepat dan mudah serta tersedia 24 jam setiap hari tanpa libur.

Jasa pembuatan karya ilmiah
Jasa pembuatan karya ilmiah
Facebook
Pinterest
Twitter
LinkedIn

Related Article